de!

shaf yang hilang

2 minggu berlalu.. terkadang aku masih melihat bekas air di sudut mata mbak kiki. tak jarang aku melihat ibu memandangi fotomu dengan tatapan kehilangan. sesekali aku melihat bapak menatap motor kesayanganmu dengan tatap yang…ah, entah, aku tak dapat mendeskripsikannya. aku? masih suka menangis sembunyi-sembunyi di kamar mandi, atau di saat aku memainkan handphone-ku dan menatap foto-fotomu yang ada di dalamnya. atik? mungkin saja ia lebih mudah meluapkan dukanya akan kehilanganmu. yang jelas, kami memang kehilanganmu.

2 minggu berlalu.. hal yang sangat terasa adalah saat shalat berjama’ah di rumah. biasanya kamu berada di antara kami (aku, ibu, mbak kiki, atik) dan imam (bapak). kini, tak ada lagi shaf penghubung itu. satu shaf telah hilang. shaf yang biasanya diisi oleh hadirmu seorang. di akhir ritual shalat berjama’ah, aku kehilangan satu orang yang harus kucium tangannya setelah shalat usai. kemudian tak ada lagi yang secara sengaja menarik mukenaku bila aku hendak beranjak meninggalkan tempat shalat menuju kamarku.

2 minggu berlalu, dan ketiadaanmu masih begitu terasa dan akan selalu terasa entah hingga kapan..

Pam, aku sungguh mencintaimu. kami begitu mencintaimu..

kamu, pemilik shaf yang hilang.. semoga ALLAH memeliharamu sebaik mungkin, menjadikanmu kecintaanNYA.. amiin.

Dalam hidup kita akan menemukan 2 orang yang sangat istimewa. Yang pertama adalah dia yang berusaha mengubah caramu melihat dirimu dan duniamu. Yang kedua adalah dia yang mampu membuatmu kembali percaya diri setelah kamu kehilangan orang yang pertama
Display Picture seorang kawan (via farikhawesome)

(via astika99-deactivated20120309)

kalau rindukan seseorang, angkat tangan dah berdoalah pada Allah.. “Ya Allah, sampaikan salam rinduku kepada (nama penuh insan tersebut) sehingga aku menjadi kerinduannya..
via: kurniawangunadi
Maka ujian pertama bagi orang yang sedang jatuh cinta adalah kesabaran.
karena, cinta itu menuntut (via kurniawangunadi)

(via kurniawangunadi)

Worst feelings in the world…

wowfunniestposts:


Having a good night, and having it ruined with tears:

The feeling like you’re all alone, like you’re lost :

Having to look at the face of the person you love, knowing they won’t love you:

When someone tells you they don’t feel the same:

Crying so much you cry yourself to sleep:

The feeling of anger twards yourself:

The feeling of being forgot, unwanted, not good enough:

 Follow this blog and laugh some more 

(via awesomereasons)

i love you, Pam..

pam, apakabar? semoga selalu dalam lindungan ALLAH ya.. kami selalu doain yang terbaik buat kamu kok.. btw, baru 5 hari dan aku udah kangen banget lho sama kamu. kamu kangen aku gak, pam? :’)

pernah denger gak quote: ‘sesuatu dianggap berharga setelah kita kehilangannya’? iya, keberadaan kamu baru kerasa berharga banget setelah kamu gak ada. buat aku khususnya. gak ada lagi yang bakal rebutan duduk di jok depan kalo kita sekeluarga pergi keluar bareng. gak ada lagi yang bakal rebutan kamar mandi sama aku kalo mau mandi pagi. gak ada lagi yang bakal iseng ngeledekin aku kalo aku lagi kalem n anteng di kamar mainan hape mulu. dan gak bakal ada lagi yang (sok) wise nasehatin aku n setia dengerin curhatan aku. :’) ah, pam.. keberadaan kamu ternyata emang berharga banget..

oiya, tadi pagi kami (aku, atik, ibu, n mbak kiki) nonton (lagi) video nikahannya kamu. lumayan obat kangen.. :’) ibu n mbak kiki juga pelan-pelan udah bisa tenang. yaa walopun kalo habis shalat n tahlilan masih suka nangis. maklum ya, kan baru 5 hari kamu pergi. segala hal tentang kamu masih mbekas banget. bahkan sabun yang terakhir dipake buat mandiin kamu masih keinget wanginya.. :’)

bukannya belum ikhlasin kamu pergi. tapi memang ternyata kepergian kamu yang mendadak kaya gini bikin aku sedikit kaget. eh, kaget banget malah.. padahal baru sekitar 10-15 menit sebelum kamu pergi, kamu masih bisa ngobrol sama aku, minta dipanggilin perawat.. pheeeww, udahlah, gak usah diinget lagi gimana kamu pergi. nanti malah aku gak brenti nangisin kamu.. :’)

satu hal yang pasti sejak kepergian kamu. kami semua belajar bahwa di dunia ini gak ada yang abadi. semua bakal kembali ke pemilikNYA, kembali ke ALLAH. kami juga belajar keikhlasan n kesabaran kamu dalam menghadapi ujian dari ALLAH. kamu gak pernah ngeluh dikasih sakit sedemikian rupa, bahkan sampai detik terakhir kamu masih legawa.. sungguh, walaupun sakit banget tapi aku juga beruntung banget bisa nganterin kamu pergi..

pam, kamu baik-baik ya di sana. aku yakin kamu adalah tabungan buat bapak-ibu kelak di akherat. aku, kami sekeluarga gak akan pernah bosen doain kamu. kami sayang banget sama kamu.. karena kami sayang sama kamu, maka kami harus ikhlasin kamu pergi, balik ke Yang Maha Cinta, yang mencintai kamu jauh lebih besar dari cinta kami sekeluarga..

maafin aku ya, Pam. selama kamu hidup aku udah sering bikin kamu kesel, nyakitin hati kamu.. tapi sungguh, aku sayaaangg banget sama kamu. kamu, mas-ku satu-satunya. kamu, irreplaceable..

i love you, Pam..

ALLAHUMMAGHFIR LAHUU WARHAMHUU WA’AAFIHII WA’FU’ANHU..

luminestar:

I miss someone. But I don’t know who (s)he is. Maybe I miss someone who perfectly fit for me. Maybe I miss someone to hug for. Maybe I miss someone to care for.

Sebelum menilai jauh tentang seseorang, aku sering terlebih dahulu mendekatkan diri kepada cermin.
(via karizunique)

untukmu: berhentilah!

dear kamu, yang selalu hadir di keseharian-ku seenakmu, menjelma bayang dan angan, menghadirkan senyum malu-malu ala gadis usia belasan. yang tak bosan menyambangi tidurku merupa mimpi, membuatku enggan menyambut pagi. yang kerap menghadirkan resah saat aku tak mendapat kabar tentang keadaanmu.

berhentilah bertingkah menyebalkan semacam ini! berhentilah membuatku rindu! cukup sudah membuatku gelisah! baca surat ini dan sesegera mungkin hampiri aku. agar semakin cepat pula rindu ini mereda dan gelisah ini tak lagi singgah.

dariku, yang merindukanmu.

aku, dengan segala ke-aku-anku

twitter.com/adadhinidisini

view archive



Ask me anything